Rabu, 12 April 2017
Perbedaan Berita Dan Informasi
apa sih perbedaan antara berita dengan informasi ?
pasti kalian mengira dua hal tersebut adalah sama !! ya kan ? sama-sama memberikan informasi ? * hmmm iyaaa sih * tapi ada bedanya lho :)
perbedaannya adalah
kalau INFORMASI adalah potongan pesan atau kumpulan pesan awal yang disampaikan seseorang dan diterima oleh orang lain
sedangkan BERITA adalah kumpulan info media yang telah dicek kebenarannya dan diverifikasi sebelum disampaikan kepada publik atau masyarakat luas.
Jadi intinya adalah kalau informasi belum dicek kebenarannya sedangkan berita kebenaranya sudah dicek terlebih dahulu dan lebih akurat
Sekian Dan Terimakasih
pasti kalian mengira dua hal tersebut adalah sama !! ya kan ? sama-sama memberikan informasi ? * hmmm iyaaa sih * tapi ada bedanya lho :)
perbedaannya adalah
kalau INFORMASI adalah potongan pesan atau kumpulan pesan awal yang disampaikan seseorang dan diterima oleh orang lain
sedangkan BERITA adalah kumpulan info media yang telah dicek kebenarannya dan diverifikasi sebelum disampaikan kepada publik atau masyarakat luas.
Jadi intinya adalah kalau informasi belum dicek kebenarannya sedangkan berita kebenaranya sudah dicek terlebih dahulu dan lebih akurat
Sekian Dan Terimakasih
Review Ke 6
Kali ini saya akan membahas matkul jurnalistik pertemuan ke 6
Mata kuliah kemarin membahas tentang bagaimana cara menulis berita, cara melakukan wawancara dll.
hal-hal yang harus dilakukan oleh seorang wartawan sebelum mewawancarai adalah melakukan observasi dan wawancara secara langsung.
Wawancara atau interview merupakan salah satu cara menggali informasi lewat percakapan antara wartawan dengan seseorang yang menjadi sumber berita. berita tidak sama dengan karya tulis lain seperti novel, karena berita harus relavan.
Beberapa jenis wawancara ada factual news interview, casual interview,dll.
Sebelum melakukan wawancara seorang wartawan harus menyusun pertanyaan, memastikan bahwa sumber berita benar-benar menguasai permasalahan yang akan ditanyakan, melakukan kontak dengan sumber berita, menyiapkan alat.
Dalam piramida terdapat piramida terbalik. paling atas terdapat judul berita, yang kedua terdapat lead ( 4W ), yang ketiga ada tubuh berita ( Why + how ), yang terakhir terdapat penutup berita.
Demikian review dari matkul jurnalistik pertemuan ke 6
Mata kuliah kemarin membahas tentang bagaimana cara menulis berita, cara melakukan wawancara dll.
hal-hal yang harus dilakukan oleh seorang wartawan sebelum mewawancarai adalah melakukan observasi dan wawancara secara langsung.
Wawancara atau interview merupakan salah satu cara menggali informasi lewat percakapan antara wartawan dengan seseorang yang menjadi sumber berita. berita tidak sama dengan karya tulis lain seperti novel, karena berita harus relavan.
Beberapa jenis wawancara ada factual news interview, casual interview,dll.
Sebelum melakukan wawancara seorang wartawan harus menyusun pertanyaan, memastikan bahwa sumber berita benar-benar menguasai permasalahan yang akan ditanyakan, melakukan kontak dengan sumber berita, menyiapkan alat.
Dalam piramida terdapat piramida terbalik. paling atas terdapat judul berita, yang kedua terdapat lead ( 4W ), yang ketiga ada tubuh berita ( Why + how ), yang terakhir terdapat penutup berita.
Demikian review dari matkul jurnalistik pertemuan ke 6
Review ke 5
9 inti prinsip journalism
1. Kewajiban pertama journalism harus berdasarkan kerbenaran
2. Loyarism journalism kepada masyrakat
3. Disiplin melakukan verifikasi
4. Para wartawan harus memiliki kebebasan dari sumber yang meliput
5. Wartawan harus mengembangkan tugas sebagai pemantau yang bebas terhadap kekuasaan
6. Journalism harus menyediakan forum untuk kritik dan komentar publik
7. Journalism harus berusaha yang penting menjadi menarik dan relevan
8. Wartawan harus menjaga berita itu profesional dan komperensif
9. Wartawan harus memiliki kewajiban utama terhadap suara hatinya
Berdasarkan sifat kejadian
A. Berita yang di duga (peringatan hari-hari besar, peristiwa yang sudah di wajibkan)
B. Berita yang tidak di duga (di mana suatu peristiwa terjadi secera insidental)
Berita soal atau topik yang di cakup:
Biasanya berita-berita ini didalam penerbitnya di kelompokan kedalam berbagai rubrik di halaman tertentu. Politik, ekonomi, sosial dll
Berdasarkan jarak kejadian dan publikasi: berita internasional, berita nasional, berita regional, berita lokal.
Bedasarkan isi berita;
1. Hard news /berita keras (to the poin)
2. Soft news /berita lunak (santai, ringan, enak dibaca)
3. Feature /karangan khas (biasa agak sastrawi)
4. Indepth /berita yang mendalam (panjang, dengan data2 pendukung dari peristiwa lain yang masih berkaitan)
5. Investigative /investigas (menuduh dan membuktikan dengan orang lain)
Definisi berita secara singkat "laporan yang hangat, padat, dan cermat mengenai suatu kejadian, bukan kejadian itu sendiri"
Perlu di ketahui semua peristiwa belum tentu berita
Macam-macam News value;
1. significant (penting)
2. Magnitude (besar)
3. Timeliness (waktu)
4. Proximity (kedekatan)
5. Human interest (manusiawi)
Sumber berita;
1. Kantor berita = pengempul berita misalnya; AFP, AP, antara, dll
2. Press release dan konfersi press = mengundang wartawan
3. Liputan langsung = wartawan melakukan observasi langasung
4. Dokumentasi = wartawan mencari bahan-bahan dari dokumen, pustaka, arsip, atau kliping berita mebgabahi masalah tertentu.
1. Kewajiban pertama journalism harus berdasarkan kerbenaran
2. Loyarism journalism kepada masyrakat
3. Disiplin melakukan verifikasi
4. Para wartawan harus memiliki kebebasan dari sumber yang meliput
5. Wartawan harus mengembangkan tugas sebagai pemantau yang bebas terhadap kekuasaan
6. Journalism harus menyediakan forum untuk kritik dan komentar publik
7. Journalism harus berusaha yang penting menjadi menarik dan relevan
8. Wartawan harus menjaga berita itu profesional dan komperensif
9. Wartawan harus memiliki kewajiban utama terhadap suara hatinya
Berdasarkan sifat kejadian
A. Berita yang di duga (peringatan hari-hari besar, peristiwa yang sudah di wajibkan)
B. Berita yang tidak di duga (di mana suatu peristiwa terjadi secera insidental)
Berita soal atau topik yang di cakup:
Biasanya berita-berita ini didalam penerbitnya di kelompokan kedalam berbagai rubrik di halaman tertentu. Politik, ekonomi, sosial dll
Berdasarkan jarak kejadian dan publikasi: berita internasional, berita nasional, berita regional, berita lokal.
Bedasarkan isi berita;
1. Hard news /berita keras (to the poin)
2. Soft news /berita lunak (santai, ringan, enak dibaca)
3. Feature /karangan khas (biasa agak sastrawi)
4. Indepth /berita yang mendalam (panjang, dengan data2 pendukung dari peristiwa lain yang masih berkaitan)
5. Investigative /investigas (menuduh dan membuktikan dengan orang lain)
Definisi berita secara singkat "laporan yang hangat, padat, dan cermat mengenai suatu kejadian, bukan kejadian itu sendiri"
Perlu di ketahui semua peristiwa belum tentu berita
Macam-macam News value;
1. significant (penting)
2. Magnitude (besar)
3. Timeliness (waktu)
4. Proximity (kedekatan)
5. Human interest (manusiawi)
Sumber berita;
1. Kantor berita = pengempul berita misalnya; AFP, AP, antara, dll
2. Press release dan konfersi press = mengundang wartawan
3. Liputan langsung = wartawan melakukan observasi langasung
4. Dokumentasi = wartawan mencari bahan-bahan dari dokumen, pustaka, arsip, atau kliping berita mebgabahi masalah tertentu.
Review Ke Empat
Jurnalistik atau jurnalism berasala dari kata journal yang artinya catatam sehari hari
Pers dalam arti sempit berarti media cetak
Dalam arti luas berarti media masa
Pres di bentuk massa di bentuk manakala penyeraban informasi kepada masyarakat dilakukan secara lebih sistematik terorganisasi dan mengunakan teknologi komunikasi modern
Fungsi utama dari lembaga pres adalah mengantarkan informasi pada halayak
5 fungsi utama pres
1. Menyampaikan informasi secepatnya kepada masyarakat seluas-luasnya
2. Informasi yang di sebarluaskan ialah dalam rangka mendidik
3. Mengawasi dan mengontrol kekuasaan
Legislatif kekuasan eksekutif dan kekuasan yudikatif. Sebagai watchdog (anjing penjaga) dan sosial kontrol
4. Pesan rekreatif yang di sajikan tidak boleh bersifat negatif apalagi destruktif
5. Mampu menghubunkan tempat yang satu dengan tempat yang lain peristiwa yang satu dengan yang lain orang yang satu dengan peristiwa yang lain atau orang yang satu dengan yang lain pada saat yang sama
Walau inti kegiatan jurnalistik nampaknya sederhana yaitu hanya mengumpulkan menulis dan menyiarkan informasi namun sebenarnya kegiatan jurnalistik sangat komplek dan rumit
Sebab ada tarik menarik berbagai kepentingan mulai idealisme jurnalistik tuntunan masyarakat kekuatan politik dan keamanan dan kepentinagan ekonomi atau bisnis
Tuliasan tuliasan di media umumnya berisi 3 kategori
1. Fakta
2. Opini
3. Iklan atau advetorial
Kagiatan jurnalistik bertujuan menghasilkan tulisan berisi fakta. Bukan pendapat atau imajinasi wartawan.
Kegiatan jurnalistik ini pada dasarnya adalah kegiatan untuk memindakan realita empirik kedalam realitas media. Realitas
Media bukanlah realitas empirik karenanya HARUS MEMENUHI STANDAR OBYEKTIVITAS
Ada 2 elemen obyektovitas yaitu
1. Faktualitas menyankut kebenaran dan relevansi.
2. Impertial berkenaan dengam keseimbangan dan netralitas
Kebenaran dan akurasi dapat di capai apabila wartawan di dalam menggali informasi berusaha untuk melakukan verifikasi (pengujian) terhadap fakta yang ditemuinya
Check dan recheck artinya menggali berbagai sumber untuk memperoleh suatu informasi
Relevansi berarti fakta fakta yang di tampilkan harus realavan dan kontektual dengan peristiwa yang di terbitkan sekalipun suatu banyak fakta yang bisa di tulis. Namun apabila fakta tersebut nggak nyambung dengan peristiwa ; berita yang di turunkan bisa tidak lagi obyektif namun betsifat spekulatif
Sekian Terimakasih
#JurnalismUinsa
Langganan:
Postingan (Atom)